Merti Bumi Serasi 2025 Meriahkan Banyubiru dengan Ragam Kegiatan untuk Masyarakat

Merti Bumi Serasi 2025 Desa Banyubiru (Medinfo)

DIREKTORIJATENG.ID - Acara Merti Bumi Serasi 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, berlangsung dengan meriah pada Jumat, 14 Februari 2025. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 ini menghadirkan berbagai rangkaian acara menarik dan edukatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Acara ini dihadiri perangkat desa, tim kesehatan, pemuda desa, pelajar dari SD, SMP, SMA, serta berbagai komunitas masyarakat lainnya.

Kepala Desa Banyubiru, Sri Anggoro Siswaji, menjelaskan bahwa Merti Bumi Serasi 2025 merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta dukungan mahasiswa KKN dari UIN Walisongo dan UPGRIS. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat tentang ketahanan pangan, kesehatan, dan nilai sejarah lokal.

Salah satu kegiatan utama adalah pameran foto yang menampilkan sejarah Banyubiru dari masa ke masa, mulai dari koleksi foto tahun 1847 hingga 1990-an. Pameran ini diangkat dengan tema khusus di setiap jenjang pendidikan: siswa SD mengangkat tema Pendidikan Emas, SMP bertema Wawasan Kebangsaan, dan SMA bertema Ketahanan Pangan. Selain menampilkan sejarah lokal, pameran ini juga menjadi wadah kreativitas siswa yang berpartisipasi aktif menampilkan karya mereka.

Pameran foto dari masa ke masa Banyubiru (Medinfo)

Dalam bidang ketahanan pangan, diadakan bazar pangan murah yang menyediakan 400 paket berisi 5 kilogram beras seharga Rp54.000 dan 1 kilogram telur seharga Rp22.500. Pembelian paket ini dapat dilakukan dengan syarat menunjukkan KTP, dan satu orang hanya berhak membeli satu paket. Selain bazar, masyarakat juga mendapat edukasi melalui sosialisasi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Dalam sosialisasi ini, diperkenalkan olahan beras analog berbahan singkong dan jagung yang memiliki bentuk serupa dengan beras padi. Masyarakat, termasuk anak-anak SD, tidak hanya melihat proses pembuatan, tetapi juga mendapat contoh olahan mi berbahan singkong secara gratis. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan sumber pangan alternatif yang sehat dan bergizi.

Cek kesehatan gratis (Medinfo)

Selain fokus pada ketahanan pangan, Merti Bumi Serasi 2025 turut menghadirkan layanan cek kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Puskesmas Banyubiru. Sumardhi, perwakilan dari tim kesehatan Puskesmas, menyampaikan bahwa layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan asam urat, kolesterol, dan gula darah. Layanan ini terbuka bagi warga Banyubiru maupun masyarakat luar dengan menunjukkan KTP atau KK. Sebanyak 45 peserta memanfaatkan layanan tersebut, termasuk konsultasi kesehatan dengan dokter. Sumardhi mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tinggi dan berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran warga untuk memeriksa kesehatan secara berkala tanpa harus menunggu sakit.

Sri Anggoro Siswaji menutup acara dengan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Pertanian, mahasiswa KKN UIN Walisongo dan UPGRIS, hingga para relawan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini mencerminkan kekompakan warga Banyubiru dalam mendukung program pemerintah. Ia berharap Merti Bumi Serasi 2025 bukan hanya menjadi ajang perayaan tahunan, tetapi juga sarana pembelajaran bersama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banyubiru. Selain mempererat silaturahmi, acara ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai sejarah lokal, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, dan mempromosikan diversifikasi pangan demi keberlanjutan ketahanan pangan di masa depan.


Artikel Terkait

Belum ada Komentar untuk "Merti Bumi Serasi 2025 Meriahkan Banyubiru dengan Ragam Kegiatan untuk Masyarakat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel